Pasti kita telah mengetahui tentang sistem perangkat keras pada komputer dan cara kerjanya, pada artikel kali ini saya akan membahas mengenai pemasangan perangkat keras komputer atau perakitan sebuah PC. Pengertian komputer secara bahasa, komputer berasal dari bahasa Latin yaitu Computare yang berarti to compute atau dalam bahasa kia yaitu "alat hitung". Sedangkan menurut pengertian Komputer adalah suatu peralatan elektronik yang dapat menerima input, memproses data dan menerima output berupa informasi.
Hal Yang Dilakukan Sebelum Kita Merakit Komputer
I. Pengujian
Persiapan yang baik akan memudahkan
dalam perakitan komputer serta menghindari permasalahan yang mungkin timbul.Hal
yang terkait dalam persiapan meliputi:
- Penentuan
Konfigurasi Komputer
- Persiapan
Kompunen dan perlengkapan
- Keamanan dan Keselamatan Kerja
1. Penentuan Konfigurasi Komputer
Konfigurasi komputer berkait dengan penentuan jenis komponen dan fitur dari komputer serta bagaimana seluruh komponen dapat bekerja sebagai sebuah sistem komputer sesuai keinginan kita.Penentuan komponen dimulai dari jenis prosessor, motherboard, lalu komponen lainnya. Faktor kesesuaian atau kompatibilitas dari komponen terhadap motherboard harus diperhatikan, karena setiap jenis motherboard mendukung jenis prosessor, modul memori, port dan I/O bus yang berbeda-beda.
2. Persiapan Komponen dan Perlengkapan
Komponen komputer beserta perlengkapan untuk perakitan dipersiapkan untuk perakitan dipersiapkan lebih dulu untuk memudahkan perakitan. Perlengkapan yang disiapkan terdiri dari:
Konfigurasi komputer berkait dengan penentuan jenis komponen dan fitur dari komputer serta bagaimana seluruh komponen dapat bekerja sebagai sebuah sistem komputer sesuai keinginan kita.Penentuan komponen dimulai dari jenis prosessor, motherboard, lalu komponen lainnya. Faktor kesesuaian atau kompatibilitas dari komponen terhadap motherboard harus diperhatikan, karena setiap jenis motherboard mendukung jenis prosessor, modul memori, port dan I/O bus yang berbeda-beda.
2. Persiapan Komponen dan Perlengkapan
Komponen komputer beserta perlengkapan untuk perakitan dipersiapkan untuk perakitan dipersiapkan lebih dulu untuk memudahkan perakitan. Perlengkapan yang disiapkan terdiri dari:
- Komponen komputer
- Kelengkapan komponen seperti
kabel, sekerup, jumper, baut dan sebagainya
- Buku manual dan referensi dari
komponen
- Alat bantu berupa obeng pipih
dan Philips
Buku
manual diperlukan sebagai rujukan untuk mengatahui diagram posisi dari elemen
koneksi (konektor, port dan slot) dan elemen konfigurasi (jumper dan switch)
beserta cara setting jumper dan switch yang sesuai untuk komputer yang
dirakit.Diskette atau CD Software diperlukan untuk menginstall Sistem Operasi,
device driver dari piranti, dan program aplikasi pada komputer yang selesai
dirakit.
3. Keamanan dan keselamatan kerja dalam merakit komputer :
Sebelum merakit kita harus memperhatikan Keamanan keselamatan Kerja (K3). Sebelum merakit sebuah PC ada beberapa tips yang perlu diperhatikan, diantaranya sebagai berikut:
3. Keamanan dan keselamatan kerja dalam merakit komputer :
Sebelum merakit kita harus memperhatikan Keamanan keselamatan Kerja (K3). Sebelum merakit sebuah PC ada beberapa tips yang perlu diperhatikan, diantaranya sebagai berikut:
1. Hindari merakit
dalam keadaan berkeringat, karena kemungkinan keringat akan
menetes keperalatan yang sedang kita rakit tanpa kita ketahui, lalu saat
kita menyalakan power supply maka terjadilah hubungan pendek dan
merusak hasil rakitan kita.
2. Hindari memegang
atau menyentuh langsung kaki prossesor yang ada termasuk chipset. Karena
dikhawatirkan adanya listrik statis yang dimiliki tubuh kita akan merusak
komponen tersebut. Untuk mencegah hal ini kita harus meng-ground-kan
tubuh kita dengan cara memeggang cassing saat power dihidupkan.
3. Pada setiap tahap
perakitan sebalum menambahkan komponen yang baru, power supply harus dimatikan.
Memasang komponen pada saat power supply hidup akan merusak komponen yang akan
di pasang dan komponen lainnya.
4. Jangan lupa
menyiapkan peralatan dan bahan-bahan sebelum memulai perakitan, agar seluruh
kegiatan perakitan tidak terhambat pada kemungkinan kurangnya peralatan yang
ada.
5. Hindari pemasangan
komponen harddisk dengan kasar, karena dapat merusak harddisk tersebut.
Pencegahan kerusakan karena listrik statis dengan cara:
- Menggunakan
gelang anti statis atau menyentuh permukaan logam pada casing sebelum memegang
komponen untuk membuang muatan statis.
- Tidak menyentuh langsung komponen elektronik, konektor atau jalur rangkaian tetapi memegang pada badan logam atau plastik yang terdapat pada komponen.
II. Perakitan
Tahapan proses pada perakitan
komputer terdiri dari:
- Penyiapan motherboard
- Memasang Prosessor
- Memasang heatsink
- Memasang Modul Memori
- memasang Motherboard pada
Casing
- Memasang Power Supply
- Memasang Kabel Motherboard dan
Casing
- Memasang Drive
- Memasang card Adapter
- Penyelesaian Akhir
1. Penyiapan motherboardPeriksa buku manual motherboard untuk mengetahui posisi jumper untuk pengaturan CPU speed, speed multiplier dan tegangan masukan ke motherboard. Atur seting jumper sesuai petunjuk, kesalahan mengatur jumper tegangan dapat merusak prosessor.
Cara Memasang Motherboard:
- Siapkan sekrup-sekrup yang digunakan dan
obeng, kemudian pasang motherboard dengan benar pada dudukan
yang tersedia.
- Kuatkan (putar searah dengan jarum jam)
semua sekrup yang digunakan untuk motherboard tersebut dengan
baik dan benar.
2. Processor
Processor adalah komponen
komputer yang paling utama karena sangat menentukan baik buruknya kinerja
komputer (otaknya komputer). Berfungsi sebagai pengolah data didalam sistem
komputer.
Processor lebih mudah dipasang sebelum motherboard menempati
casing. Cara memasang prosessor jenis socket dan slot berbeda.
Jenis socket
1. Tentukan
posisi pin 1 pada prosessor dan socket prosessor di motherboard, umumnya terletak di pojok yang ditandai dengan titik, segitiga atau lekukan.
2. Tegakkan
posisi tuas pengunci socket untuk membuka.
3. Masukkan
prosessor ke socket dengan lebih dulu menyelaraskan posisi kaki-kaki prosessor
dengan lubang socket. rapatkan hingga tidak terdapat celah antara prosessor dengan socket.
4. Turunkan
kembali tuas pengunci.
Jenis slot
1. Pasang
penyangga (bracket) pada dua ujung slot di motherboard sehingga posisi lubang pasak bertemu dengan lubang di motherboard
2. Masukkan
pasak kemudian pengunci pasak pada lubang pasak.
3. Selipkan
card prosessor di antara kedua penahan dan tekan hingga tepat masuk ke lubang
slot.
3.
Memasang Heatsink
Fungsi heatsink adalah membuang panas yang
dihasilkan oleh prosessor lewat konduksi panas dari prosessor ke heatsink.Untuk
mengoptimalkan pemindahan panas maka heatsink harus dipasang rapat pada bagian
atas prosessor dengan beberapa clip sebagai penahan sedangkan permukaan kontak
pada heatsink dilapisi gen penghantar panas.Bila heatsink dilengkapi dengan fan
maka konektor power pada fan dihubungkan ke konektor fan pada
motherboard.
4. Harddisk
Harddisk adalah
sebuah komponen perangkat keras yang menyimpan data sekunder dan berisi
piringan magnetis. Berfungsi sebagai penyimpan data untuk dapat meningkatkan
kinerja komputer.
5. Memasang Modul Memori
Modul memori umumnya dipasang berurutan dari nomor socket
terkecil. Urutan pemasangan dapat dilihat dari diagram motherboard.Setiap jenis
modul memori yakni SIMM, DIMM dan RIMM dapat dibedakan dengan posisi lekukan
pada sisi dan bawah pada modul.Cara memasang untuk tiap jenis modul memori
sebagai berikut.
Jenis SIMM
1. Sesuaikan posisi lekukan pada modul dengan tonjolan pada slot.
2.
Masukkan
modul dengan membuat sudut miring 45 derajat terhadap slot
3. Dorong
hingga modul tegak pada slot, tuas pengunci pada slot akan otomatis mengunci
modul.
Jenis DIMM dan RIMM
Cara memasang modul DIMM dan RIMM sama dan hanya ada satu cara sehingga tidak akan terbalik karena ada dua lekukan sebagai panduan. Perbedaanya DIMM dan RIMM pada posisi lekukan
1.
Rebahkan
kait pengunci pada ujung slot
2. Sesuaikan
posisi lekukan pada konektor modul dengan tonjolan pada slot. lalu masukkan
modul ke slot.
3. Kait
pengunci secara otomatis mengunci modul pada slot bila modul sudah tepat
terpasang.
6. Memasang Motherboard pada Casing
Motherboard dipasang ke casing dengan sekerup dan dudukan (standoff). Cara pemasangannya sebagai berikut:
1. Tentukan
posisi lubang untuk setiap dudukan plastik dan logam. Lubang untuk dudukan
logam (metal spacer) ditandai dengan cincin pada tepi lubang.
2. Pasang
dudukan logam atau plastik pada tray casing sesuai dengan posisi setiap lubang
dudukan yang sesuai pada motherboard.
3. Tempatkan
motherboard pada tray casing sehinga kepala dudukan keluar dari lubang pada
motherboard. Pasang sekerup pengunci pada setiap dudukan logam.
4. Pasang
bingkai port I/O (I/O sheild) pada motherboard jika ada.
5. Pasang
tray casing yang sudah terpasang motherboard pada casing dan kunci dengan
sekerup.
7.
Memasang
Power Supply
Beberapa jenis casing sudah dilengkapi power supply. Bila power supply belum disertakan maka cara pemasangannya sebagai berikut:
1. Masukkan
power supply pada rak di bagian belakang casing. Pasang ke empat buah sekerup
pengunci.
2. HUbungkan
konektor power dari power supply ke motherboard. Konektor power jenis ATX hanya
memiliki satu cara pemasangan sehingga tidak akan terbalik. Untuk jenis non ATX
dengan dua konektor yang terpisah maka kabel-kabel ground warna hitam harus
ditempatkan bersisian dan dipasang pada bagian tengah dari konektor power
motherboard. Hubungkan kabel daya untuk fan, jika memakai fan untuk pendingin
CPU.
8.
Memasang
Kabel Motherboard dan Casing
Setelah motherboard terpasang di casing langkah selanjutnya adalah memasang kabel I/O pada motherboard dan panel dengan casing.
1. Pasang
kabel data untuk floppy drive pada konektor pengontrol floppy di motherboard
2. Pasang
kabel IDE untuk pada konektor IDE primary dan secondary pada motherboard.
3. Untuk
motherboard non ATX. Pasang kabel port serial dan pararel pada konektor di
motherboard. Perhatikan posisi pin 1 untuk memasang.
4. Pada
bagian belakang casing terdapat lubang untuk memasang port tambahan jenis non
slot. Buka sekerup pengunci pelat tertutup lubang port lalumasukkan port
konektor yang ingin dipasang dan pasang sekerup kembali.
5. Bila
port mouse belum tersedia di belakang casing maka card konektor mouse harus
dipasang lalu dihubungkan dengan konektor mouse pada motherboard.
6. Hubungan
kabel konektor dari switch di panel depan casing, LED, speaker internal dan
port yang terpasang di depan casing bila ada ke motherboard. Periksa diagram
motherboard untuk mencari lokasi konektor yang tepat.
9.
Memasang
Drive
Prosedur memasang drive hardisk, floppy, CD ROM, CD-RW atau DVD adalah sama sebagai berikut:
Prosedur memasang drive hardisk, floppy, CD ROM, CD-RW atau DVD adalah sama sebagai berikut:
1.
Copot
pelet penutup bay drive (ruang untuk drive pada casing)
2.
Masukkan
drive dari depan bay dengan terlebih dahulu mengatur seting jumper (sebagai
master atau slave) pada drive.
3.
Sesuaikan
posisi lubang sekerup di drive dan casing lalu pasang sekerup penahan drive.
4.
Hubungkan
konektor kabel IDE ke drive dan konektor di motherboard (konektor primary
dipakai lebih dulu)
5.
Ulangi
langkah 1 samapai 4 untuk setiap pemasangan drive.
6.
Bila
kabel IDE terhubung ke du drive pastikan perbedaan seting jumper keduanya yakni
drive pertama diset sebagai master dan lainnya sebagai slave.
7.
Konektor
IDE secondary pada motherboard dapat dipakai untuk menghubungkan dua drive
tambahan.
8.
Floppy
drive dihubungkan ke konektor khusus floppy di motherboard
Sambungkan kabel power dari power
supply ke masing-masing drive.
10. Memasang Card Adapter
Card adapter yang umum dipasang adalah video card, sound, network, modem dan SCSI adapter. Video card umumnya harus dipasang dan diinstall sebelum card adapter lainnya.Cara memasang adapter:
1.
Pegang
card adapter pada tepi, hindari menyentuh komponen atau rangkaian elektronik.
Tekan card hingga konektor tepat masuk pada slot ekspansi di motherboard
2.
Pasang
sekerup penahan card ke casing
3.
Hubungkan
kembali kabel internal pada card, jika ada.
11.
Penyelessaian
Akhir
1. Pasang penutup casing dengan menggeser casingnya.
2.
Sambungkan kabel dari catu daya ke
soket dinding.
3.
Pasang
konektor monitor ke port video card.
4.
Pasang
konektor kabel telepon ke port modem bila ada.
5.
Hubungkan
konektor kabel keyboard dan konektor mouse ke port mouse atau poert serial
(tergantung jenis mouse).
6.
Hubungkan
piranti eksternal lainnya seperti speaker, joystick, dan microphone kalo ada ke
port yang sesuai. Periksa manual dari card adapter untuk memastikan lokasi
port.
III. Pengujian
Komputer yang baru selesai dirakit
dapat diuji dengan menjalankan program setup BIOS. Cara melakukan pengujian
dengan program BIOS sebagai berikut:
1.
Hidupkan
monitor lalu unit sistem. Perhatikan tampilan monitor dan suara dari speaker.
2.
Program
FOST dari BIOS secara otomatis akan mendeteksi hardware yang terpasang
dikomputer. Bila terdapat kesalahan maka tampilan monitor kosong dan speaker
mengeluarkan bunyi beep secara teratur sebagai kode indikasi kesalahan. Periksa
referensi kode BIOS untuk mengetahui indikasi kesalahan yang dimaksud oleh kode
beep.
3.
Jika
tidak terjadi kesalahan maka monitor menampilkan proses eksekusi dari program
POST. ekan tombol interupsi BIOS sesuai petunjuk di layar untuk masuk ke
program setup BIOS.
4.
Periksa
semua hasil deteksi hardware oleh program setup BIOS. Beberapa seting mungkin
harus dirubah nilainya terutama kapasitas hardisk dan boot sequence.
5.
Simpan
perubahan seting dan keluar dari setup BIOS.
Setelah keluar dari setup BIOS,
komputer akan meload Sistem OPerasi dengan urutan pencarian sesuai seting boot
sequence pada BIOS. Masukkan diskette atau CD Bootable yang berisi sistem
operasi pada drive pencarian.
Dan Yang Terakhir Adalah :
IV. Penanganan
Masalah
Permasalahan yang umum terjadi dalam
perakitan komputer dan penanganannya antara lain:
1.
Komputer
atau monitor tidak menyala, kemungkinan disebabkan oleh switch atau kabel daya
belum terhubung.
2.
Card
adapter yang tidak terdeteksi disebabkan oleh pemasangan card belum pas ke
slot/
3.
LED dari hardisk,
floppy atau CD menyala terus disebabkan kesalahan pemasangan kabel konektor
atau ada pin yang belum pas terhubung.
Sekian
Sign up here with your email
ConversionConversion EmoticonEmoticon